January 23, 2008 by supergareng
Tidak punya kantor, tidak punya atasan, tidak punya bawahan. Bebas lepas.Tapi, bukan berarti tidak bisa professional dan menghasilkan duit banyak, lho !
Bagi anda yang menginginkan kebebasan, tidak suka keterikatan dan formalitas, mungkin bekerja sebagai tenaga lepas ( freelancer ) bisa menjadi pilihan. Anda bisa bebas bekerja secara mandiri.Tetapi, mungkin anda masih memandang dengan sebelah mata sistem bekerja lepas. Karena tidak punya kantor dan tidaksedikit yang menggarap ekerjaan di rumah, para freelancer ini memang tidak jarang dianggap setengah pengangguran.
Tapi anda tidak perlu berkecil hati , karena kabarnya , di negara Barat, kini hampir 50% angkatan kerjanya adalah tenaga lepas.Ini bisa menjadi indikasi bahwa kerja lepas pun potensial untuk menjadi salah satu cara berkarya dan memperoleh penghasilan besar.
Continue Reading »
Posted in Career | 1 Comment »
January 23, 2008 by supergareng
Oleh : Nadirsyah Hosen
Selepas shalat jama’ah, saya ditegur oleh seorang rekan, “Mengapa tubuh anda bergoyang lebih dari tiga kali?”. Saya tersenyum dan mengucapkan terima kasih sambil tak lupa mengatakan bahwa goyangan itu diluar kesadaran saya. Seringkali usaha mencoba konsentrasi dalam shalat mengakibatkan tubuh saya bergoyang tanpa saya sadari. Teman saya terlihat puas dengan jawaban saya.
Di lain waktu selepas shalat jama’ah teman saya tersebut menegur jama’ah yang lain. Ia bertanya, “Kenapa ruku’ anda tidak sempurna?”
Jama’ah tersebut jadi gelagapan dibuatnya.
Saya jadi mulai berpikir, inikah kerjaan rekan saya tersebut…. sibuk mengamati gerakan shalat di kanan-kirinya. Saya khawatir sepanjang shalat ia habiskan untuk mengamati gerakan shalat orang lain dan bersiap untuk menegurnya selepas salam nanti.
Continue Reading »
Posted in Ramadhan | 3 Comments »
January 23, 2008 by supergareng
Selesai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat mesjidil Haram.
Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya.
Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. 4 Bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra.
Ia solat dan berdoa khusuk sekali. Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.
Continue Reading »
Posted in Ramadhan | Leave a Comment »